Kondisi seorang warga yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ) bernama Ijah di kampung Manyingsal kecanatan Cipunagara, kabupaten Subang .
Menjadi perhatian masyarakat. Warga menilai kondisi yang bersangkutan membutuhkan perhatian, dan penanganan agar Ijah bisa segera diawa ke Rumah Sakit Jiwa(RSJ) untuk diobati.
Dalam kesehariannya, Ijah diketahui sering beraktivitas dengan mengumpulkan sampah di sekitar lingkungan. Ia juga disebut cenderung melarang atau menghalangi orang yang hendak mendekatinya serta kurang merespons kondisi di lingkungan sekitar, Minggu(09/08/2026).
Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran warga, terutama dalam kebersihan lingkungan rumahnya, keselamatan, dan kondisi kesehatan Ijah. Masyarakat berharap ada langkah nyata dari pihak instansi terkait untuk memberikan pendampingan dan penanganan yang serius agar sosok Ijah bisa berbaur dengan masyarakat lainnya.
Menurut salah satu warga yang kebetulan melintas depan rumahnya menuturkan, kalau keadaan Ijah sudah cukup lama dengan kondisi seperti itu.
“Terkadang ada yang masih makan, Ijah sendiri baik ketika diajak bicara kalau dengan orang yang kenal. Saya justru kasian melihatnya apa lagi belaiu punya anak laki-laki satu yang masih kecil yang hutuh pendidikan,” ucap salah satu warga yang hendak pergi ke Sawah.
Beliau berharap, ada yang peduli akan kondisi Ijah saat ini yang butuh uluran tangan, atau pun membawa Ijah untuk dilakukan pengobatan.
“Semoga ada yang peduli dengan nasib Ijah, apa lagi ada anak kecil yang sering berbarengan. Hal ini jangan terkesan dibiarkan dengan kondisi apa adanya, apa lagi tinggal ditempat yang dikelilingi oleh sampah yang berpotensi akan mengganggu kesehatannya Ijah,” tambahnya dengan mata berkaca-kaca.
Dengan adanya persoalan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja, penanganan secara persuasif, dan manusiawi dinilai penting agar kebutuhannya tetap terpenuhi sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan.
Masyarakat mengharapkan adanya koordinasi antara keluarga, aparatur desa, pemerintah setempat, tenaga kesehatan setempat, dan instansi sosial untuk memastikan agar Ijah mendapatkan perhatian serta pelayanan yang memadai untuk kesembuhannya.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada pihak-pihak terkait khususnya aparatur desa setempat untuk memberikan keterangan ” tutup.
[Rh]



