Lintasperistiwa.com|| SIRNARASA
BOGOR – Program bankeu yang berlokasi di kp serena tonggoh rt 005/002 Desa Sirnarasa Kecamatan TanjungSari kab Bogor.
Kualitas pekerjaan rabat beton yang bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Akselerasi 2026 di Desa Sirnarasa, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan. Pasalnya, pekerjaan yang berdasarkan informasi di papan kegiatan baru sekitar satu bulan selesai, namun kondisi beton sudah terlihat mengalami keretakan dan pecah ( 23/9/2026)
Saat awak media datang ke lokasi meninjau kegiatan bankeu pada tanggal 28/8/26, kegiatan sudah menunjukan keretakan pada beton.
Papan proyek mencantumkan pekerjaan rabat beton Jalan Desa di Kampung Serena Tonggoh RT 005/RW 002, dengan volume Panjang 435 meter, lebar 3 meter dan tebal 0,15 meter. Nilai anggaran tercatat Rp461.471.000 termasuk pajak, bersumber dari Bankeu Akselerasi 2026 Tahap I (100 persen).
Ironisnya, pekerjaan yang menggunakan anggaran ratusan juta rupiah tersebut kini mulai menunjukkan kerusakan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai kualitas material, komposisi campuran beton, proses pengerjaan, hingga pengawasan proyek.
Jika benar kerusakan terjadi hanya berselang sekitar satu bulan setelah pekerjaan selesai, maka kondisi tersebut patut mendapat perhatian dari pemerintah desa, kecamatan maupun instansi terkait.
Apakah pekerjaan sudah sesuai spesifikasi teknis?
Bagaimana pengawasan terhadap pelaksanaan proyek tersebut?
Dan yang tak kalah penting, siapa yang harus bertanggung jawab apabila kerusakan terus meluas sementara anggaran pekerjaan telah terealisasi?
Pemerintah Desa Sirnarasa dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) perlu memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat terkait kondisi jalan tersebut, termasuk apakah pekerjaan masih dalam masa pemeliharaan dan langkah perbaikan apa yang akan dilakukan.
Sebab, program Bankeu pada dasarnya ditujukan untuk menghadirkan pembangunan yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang, bukan sekadar pekerjaan yang cepat selesai tetapi kemudian cepat pula mengalami kerusakan.
[ Red]



