Lintasperistiwa.com || JONGGOL
BOGOR — Papan informasi proyek di wilayah Desa Sukasirna dan Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor
(29/9/2026).
Dalam program prmbangunan jaling atau yang di sebut jalan lingkungan , di antara dua desa sudah mulai terlihat retakan-retakan , anggaran bisa di bilang cukup lumayan dengan anggaran Rp500 juta untuk kegiatan Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Tahun 2026.
Berdasarkan informasi pada papan proyek, pekerjaan tersebut bersumber dari BPM dengan pelaksanaan secara swakelola. Lingkup pekerjaan yang tercantum adalah perkerasan jalan beton, dengan waktu pelaksanaan 106 hari, terhitung sejak 18 Agustus hingga 1 Desember 2026.
Pelaksana kegiatan tercantum Kelompok Masyarakat Kerja Sama Antar Desa (Pokmas KAD) Gardena Setia Jaya, dengan tipe swakelola IV.
Di tengah berlangsungnya pekerjaan, perhatian publik kini tertuju pada transparansi pelaksanaan proyek, termasuk penggunaan anggaran, volume pekerjaan, spesifikasi material hingga kualitas hasil pembangunan.
TPK Sukanegara, Anjas, juga menjadi salah satu pihak yang perlu memberikan penjelasan kepada masyarakat apabila muncul pertanyaan terkait pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Pasalnya, proyek yang menggunakan dana pemerintah tersebut bukan sekadar pekerjaan fisik, namun Setiap rupiah anggaran publik harus dapat dipertanggungjawabkan dan hasil pekerjaannya ,dan harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Masyarakat pun berhak mengetahui secara jelas berapa panjang dan lebar jalan yang dikerjakan, ketebalan beton, volume material, serta kesesuaian pekerjaan dengan perencanaan dan anggaran yang tercantum dalam dokumen kegiatan.
Sorotan tersebut bukan berarti menuduh adanya penyimpangan. Namun, keterbukaan sejak awal penting untuk mencegah munculnya kecurigaan dan memastikan proyek berjalan sesuai aturan.
Dengan nilai kegiatan mencapai Rp500 juta, pengawasan masyarakat menjadi bagian penting agar pembangunan jalan tersebut tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memiliki kualitas dan manfaat yang dapat dirasakan warga dalam jangka panjang.
Pekerjaan memiliki volume sekitar 441 meter dengan lebar 3,2 meter dan ketebalan 15 cm , Pelaksanaan kegiatan dijadwalkan berlangsung selama 106 hari, mulai 26 Agustus hingga 1 Desember 2026, dengan lokasi pekerjaan berada di Desa Sukasirna dan Desa Sukanegara “ucap Rt
Saat awak media ini datang untuk yang ke dua kalinya ,menemukan ke janggalan di lokasi pengecoran , ketebalan tidak sesuai dengan yang di harapkan hanya 13cm , pada saat di cek atau di ukur , jalan pun sudah mulai pada retak belum genap dua minggu selasa siang 29 sept
Minimnya pengawasan lapangan ( Pangwas ) dari dinas cipta karya , ini akan menjadi polemik bagi kedepanya nanti ,karna jauh dari pengawasan ” tutup.
[ Red ]




