Tuesday, 8 September 2026

Diduga Marak, Penjual Miras di Sukaragam Bekasi Klaim Sudah Koordinasi

 Diduga Marak, Penjual Miras di Sukaragam Bekasi Klaim Sudah Koordinasi

Peredaran minuman keras (miras) diduga marak di wilayah Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Salah satu penjual bahkan mengklaim telah melakukan koordinasi dengan lingkungan hingga lainnya”.

lintas-peristiwa.com/ ll Serang Baru,Bekasi – Penjualan minuman keras diduga semakin terbuka di wilayah Sukaragam, tepatnya di Jalan Provinsi depan Taman Buaya, RT 06, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi.

Saat dikonfirmasi awak media TVKN1 pada Kamis (9/4/2026), salah satu penjual diduga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak lingkungan maupun lainnya.

“Sudah koordinasi dengan lingkungan dan lainnya,” kata penjual tersebut.

Pernyataan itu memicu kekhawatiran warga mengenai pengawasan terhadap peredaran minuman keras di kawasan tersebut.

Padahal, penjualan miras di Indonesia diatur ketat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana serta berbagai peraturan daerah.

Dalam Pasal 204 KUHP, misalnya, pelaku yang menjual minuman berbahaya tanpa peringatan dapat dikenakan hukuman penjara hingga 15 tahun. Jika penjualan tersebut menyebabkan kematian, ancaman hukuman dapat meningkat hingga 20 tahun penjara atau bahkan penjara seumur hidup.

Selain itu, pelaku yang menjual minuman keras kepada orang yang sudah mabuk juga dapat dikenakan pidana berdasarkan Pasal 424 KUHP baru dengan ancaman penjara hingga 1 tahun atau denda hingga Rp10 juta.

Sementara itu, penjualan miras kepada anak di bawah umur juga dapat dijerat dengan pasal dalam Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana hingga 5 tahun penjara.

Awak media menyatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas penjualan miras di wilayah tersebut dan berencana melaporkan temuan di lapangan kepada Polres Metro Bekasi untuk ditindaklanjuti.(*)

Redaksi media lintas-peristiwa.com/

Editor: Dedy Sukandi

Berita Terbaru

Oknum   Staf   Desa  Sukawangi  Memperalat  Warganya,  Agar   Bisa  Mendapatkan  Surat  Mutasi  SPPT   Dan Meraup  Keuntungan
08 Sep

Oknum Staf Desa Sukawangi Memperalat Warganya, Agar Bisa Mendapatkan Surat Mutasi SPPT Dan Meraup Keuntungan

  Lintasperistiwa.com|| BOGOR Dalam sepekan ini warga kp Haur seah rt 01/01 , Desa Sukawangi kecamatan Sukamakmur tertipu dengan surat

HMI Cabang  Bogor  Kecam Represiftas  Aparat Dalam  Pengamanan Aksi Di Pemkab Bogor
03 Sep

HMI Cabang Bogor Kecam Represiftas Aparat Dalam Pengamanan Aksi Di Pemkab Bogor

Lintasperistiwa.com ||.BOGOR BOGOR — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor mengecam keras tindakan represif yang dilakukan aparat kepolisian dalam pengamanan

KPK  Panggil  3  Pejabat  Bapenda  dan  Bkpsdm  Bogor   Terkait  Duga’an   Korupsi  Penerimaan  Uang  1,5 M
01 Sep

KPK Panggil 3 Pejabat Bapenda dan Bkpsdm Bogor Terkait Duga’an Korupsi Penerimaan Uang 1,5 M

Lintasperistiwa.com|| BOGOR Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta masyarakat tidak berspekulasi terkait proses penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tengah berlangsung

Peringatkan Maulid Nabi Ternodai Oleh Banyaknya Tempat Hiburan Malam Yang Buka di Kabupaten Bekasi, Peringatan Keras Bagi Para Pengusaha THM
25 Agu

Peringatkan Maulid Nabi Ternodai Oleh Banyaknya Tempat Hiburan Malam Yang Buka di Kabupaten Bekasi, Peringatan Keras Bagi Para Pengusaha THM

  Lintasperistiwa.com || BEKASI Bekasi - Menjadi salah satu tradisi yang istimewa di kalangan umat Islam Indonesia. Peringatan kelahiran Nabi

Kacau  Gerakan  Pangan  Murah  Tanjungsari Ricuh: !!   Oknum  Warga  Borong  Barang
21 Agu

Kacau Gerakan Pangan Murah Tanjungsari Ricuh: !! Oknum Warga Borong Barang

LINTASPERISTIWA.com ||  BOGOR TANJUNGSARI — Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, berakhir ricuh, Jumat (21/8/2026).

Penonaktifan  Peserta  BPJS  Kesehatan,  Alarm  Untuk  Pemerintah
11 Agu

Penonaktifan Peserta BPJS Kesehatan, Alarm Untuk Pemerintah

Lintasperistiwa.com || BEKASI Penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan kembali menjadi sorotan,di berbagai daerah, tidak sedikit masyarakat yang baru mengetahui status kepesertaannya