Sunday, 20 September 2026

KDM Tegas Tolak Tambang Parungpanjang Dibuka Kembali: “Jangan Korbankan Warga!”

KDM Tegas Tolak Tambang Parungpanjang Dibuka Kembali: “Jangan Korbankan Warga!”

Lintasperistiwa.com ll BOGOR, JAWA BARAT – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan penolakannya terhadap pembukaan kembali aktivitas tambang di kawasan Parungpanjang, Kabupaten Bogor.

Sikap tegas itu disampaikan menyusul aksi unjuk rasa ribuan eks pekerja tambang di Kantor Pemkab Bogor, Cibinong, Senin lalu.

Meski Bupati Bogor, Rudy Susmanto, meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat meninjau ulang penutupan tambang karena ribuan warga menggantungkan hidup di sektor tersebut, Kang Dedi Mulyadi (KDM) tetap bergeming.

Menurut KDM, Pemkab Bogor bahkan telah beberapa kali mengusulkan pertemuan khusus antara dirinya dan para pengusaha tambang. Namun, ia sengaja menjaga jarak demi menghindari konflik kepentingan.

“Saya belum memenuhi pertemuan itu karena saya menjaga integritas. Seluruh keputusan harus dilakukan berdasarkan sistem, bukan sekadar pertemuan informal,” tegas Dedi.

KDM juga menyinggung fakta bahwa tidak semua pihak yang mengatasnamakan pekerja tambang benar-benar bekerja sebagai buruh lapangan.

“Kita harus ingat, yang disebut bekerja di sektor tambang itu tidak semuanya pekerja kasar. Ada juga yang hanya berdiri di jalan minta setoran, ada aktivisnya juga,” ujarnya.

Dedi menegaskan, keselamatan dan kenyamanan masyarakat Parungpanjang menjadi prioritas utama pemerintah. Selama bertahun-tahun, aktivitas truk tambang disebut memicu kemacetan parah, polusi debu, hingga menelan korban jiwa.

Menurutnya, kebijakan penutupan tambang bukan semata-mata soal ekonomi pengusaha atau pekerja tambang, melainkan menyangkut hajat hidup puluhan ribu warga yang terdampak langsung.

“Saya tidak ingin masyarakat Parungpanjang kembali menderita akibat truk tambang yang menyebabkan depresi, kecelakaan, bahkan korban jiwa,” katanya.

Terkait kompensasi bagi eks pekerja tambang, KDM menjelaskan awalnya Pemprov Jabar menghitung bantuan untuk sekitar 3.000 penerima sehingga anggaran diproyeksikan cukup untuk enam bulan.

Namun, jumlah penerima membengkak drastis menjadi 18.000 orang berdasarkan usulan dari kepala desa setempat. Akibatnya, alokasi anggaran hanya mampu diberikan satu kali.

“Awalnya kalau 3.000 orang dikasih Rp3 juta, maka bantuan bisa berjalan sampai enam bulan. Tapi karena yang diajukan menjadi 18.000 orang, akhirnya alokasi yang seharusnya untuk enam bulan hanya bisa diberikan sekali,” jelas Dedi di Kota Bandung, Rabu (6/5/2026).

Meski mengakui Bupati dan Wakil Bupati Bogor terus memperjuangkan nasib para pekerja tambang, KDM memastikan keputusan penutupan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.(red)

Editor: ds*7

Berita Terbaru

Mencuat Dugaan Potongan PKH di Sukamulya , Warga Mengaku Diminta hingga Rp100  Sampai  150  Ribu
18 Sep

Mencuat Dugaan Potongan PKH di Sukamulya , Warga Mengaku Diminta hingga Rp100 Sampai 150 Ribu

Liintasperistiwa.com || SUKAMULYA BOGOR — Dugaan adanya potongan dana Program Keluarga Harapan (PKH) mencuat di kp cikeruh rt 01/01 Desa

Mencuat Dugaan Potongan PKH di Sukamulya , Warga Mengaku Diminta hingga Rp100  Sampai  150  Ribu
18 Sep

Mencuat Dugaan Potongan PKH di Sukamulya , Warga Mengaku Diminta hingga Rp100 Sampai 150 Ribu

Liintasperistiwa.com || SUKAMULYA BOGOR — Dugaan adanya potongan dana Program Keluarga Harapan (PKH) mencuat di kp cikeruh rt 01/01 Desa

LSM  PENJARA   Bogor  Angkat   Bicara  , Terkait Pembuatan   Surat   Tak   Kunjung  Selesai   Oleh  Oknun  Staf  Desa  Sukawangi.
15 Sep

LSM PENJARA Bogor Angkat Bicara , Terkait Pembuatan Surat Tak Kunjung Selesai Oleh Oknun Staf Desa Sukawangi.

Lintasperistiwa.com || BOGOR TIMUR Sukawangi - warga kp Haur seah rt 01/01 , Desa Sukawangi kecamatan Sukamakmur Bogor timur tertipu

Kanit Satpol PP Jonggol Ancam  Akan Tutup Karaoke Citra Indah , Jika Kembali  Berulah Langgar Aturan
11 Sep

Kanit Satpol PP Jonggol Ancam Akan Tutup Karaoke Citra Indah , Jika Kembali Berulah Langgar Aturan

Lintasperistiwa.com|| JONGGOL BOGOR Teguran keras dilayangkan Pemerintah Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, kepada pengelola salah satu tempat karaoke di kawasan Citra

Oknum   Staf   Desa  Sukawangi  Memperalat  Warganya,  Agar   Bisa  Mendapatkan  Surat  Mutasi  SPPT   Dan Meraup  Keuntungan
08 Sep

Oknum Staf Desa Sukawangi Memperalat Warganya, Agar Bisa Mendapatkan Surat Mutasi SPPT Dan Meraup Keuntungan

  Lintasperistiwa.com|| BOGOR Dalam sepekan ini warga kp Haur seah rt 01/01 , Desa Sukawangi kecamatan Sukamakmur tertipu dengan surat

HMI Cabang  Bogor  Kecam Represiftas  Aparat Dalam  Pengamanan Aksi Di Pemkab Bogor
03 Sep

HMI Cabang Bogor Kecam Represiftas Aparat Dalam Pengamanan Aksi Di Pemkab Bogor

Lintasperistiwa.com ||.BOGOR BOGOR — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor mengecam keras tindakan represif yang dilakukan aparat kepolisian dalam pengamanan