Sunday, 20 September 2026

Warga Bekasi Keluhkan Sikap Ketua RT, Usulan Kerja di Dapur MBG Ditolak Tanpa Penjelasan

Warga Bekasi Keluhkan Sikap Ketua RT, Usulan Kerja di Dapur MBG Ditolak Tanpa Penjelasan

lintas-peristiwa.com/ ll Kab.Bekasi – Dugaan sikap tidak transparan dari aparatur lingkungan kembali menjadi sorotan warga. Kali ini terjadi di Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Seorang perwakilan warga mengaku sempat mengajukan sejumlah nama untuk bisa bekerja di Dapur MBG yang beroperasi di wilayah RT 003/002. Nama-nama yang diajukan merupakan anggota keluarga serta tetangga sekitar yang dinilai membutuhkan pekerjaan.

Menurutnya, pengajuan itu dilakukan dengan harapan warga sekitar bisa ikut merasakan manfaat ekonomi dari keberadaan dapur tersebut.

Namun, pengajuan tersebut justru ditolak oleh Ketua RT setempat. Penolakan itu disampaikan dengan nada yang dinilai kurang baik dan tanpa disertai alasan yang jelas.

“Tujuan kami hanya ingin warga sekitar bisa ikut bekerja dan mendapatkan penghasilan. Tapi saat diajukan, responsnya tidak baik, bahkan cenderung menolak tanpa alasan yang jelas,” kata perwakilan warga yang enggan disebutkan namanya.

Sikap tersebut memicu kekecewaan di kalangan warga. Mereka menilai aparat lingkungan semestinya bersikap adil serta terbuka, terlebih dalam hal yang berkaitan dengan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.

Peristiwa ini juga memunculkan pertanyaan terkait transparansi mekanisme perekrutan tenaga kerja di lingkungan tersebut, khususnya untuk kegiatan atau program yang beroperasi di wilayah RT.

Hingga berita ini diturunkan, Ketua RT 003/002 Desa Kalijaya belum memberikan klarifikasi resmi terkait alasan penolakan terhadap pengajuan warga tersebut.

Warga berharap pemerintah desa maupun pihak terkait dapat turun tangan untuk mengevaluasi persoalan tersebut serta memastikan tidak ada praktik diskriminatif dalam pemberian kesempatan kerja di lingkungan masyarakat.(Rizky)

Editor: Dedy Sukandi

Berita Terbaru

Mencuat Dugaan Potongan PKH di Sukamulya , Warga Mengaku Diminta hingga Rp100  Sampai  150  Ribu
18 Sep

Mencuat Dugaan Potongan PKH di Sukamulya , Warga Mengaku Diminta hingga Rp100 Sampai 150 Ribu

Liintasperistiwa.com || SUKAMULYA BOGOR — Dugaan adanya potongan dana Program Keluarga Harapan (PKH) mencuat di kp cikeruh rt 01/01 Desa

Mencuat Dugaan Potongan PKH di Sukamulya , Warga Mengaku Diminta hingga Rp100  Sampai  150  Ribu
18 Sep

Mencuat Dugaan Potongan PKH di Sukamulya , Warga Mengaku Diminta hingga Rp100 Sampai 150 Ribu

Liintasperistiwa.com || SUKAMULYA BOGOR — Dugaan adanya potongan dana Program Keluarga Harapan (PKH) mencuat di kp cikeruh rt 01/01 Desa

LSM  PENJARA   Bogor  Angkat   Bicara  , Terkait Pembuatan   Surat   Tak   Kunjung  Selesai   Oleh  Oknun  Staf  Desa  Sukawangi.
15 Sep

LSM PENJARA Bogor Angkat Bicara , Terkait Pembuatan Surat Tak Kunjung Selesai Oleh Oknun Staf Desa Sukawangi.

Lintasperistiwa.com || BOGOR TIMUR Sukawangi - warga kp Haur seah rt 01/01 , Desa Sukawangi kecamatan Sukamakmur Bogor timur tertipu

Kanit Satpol PP Jonggol Ancam  Akan Tutup Karaoke Citra Indah , Jika Kembali  Berulah Langgar Aturan
11 Sep

Kanit Satpol PP Jonggol Ancam Akan Tutup Karaoke Citra Indah , Jika Kembali Berulah Langgar Aturan

Lintasperistiwa.com|| JONGGOL BOGOR Teguran keras dilayangkan Pemerintah Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, kepada pengelola salah satu tempat karaoke di kawasan Citra

Oknum   Staf   Desa  Sukawangi  Memperalat  Warganya,  Agar   Bisa  Mendapatkan  Surat  Mutasi  SPPT   Dan Meraup  Keuntungan
08 Sep

Oknum Staf Desa Sukawangi Memperalat Warganya, Agar Bisa Mendapatkan Surat Mutasi SPPT Dan Meraup Keuntungan

  Lintasperistiwa.com|| BOGOR Dalam sepekan ini warga kp Haur seah rt 01/01 , Desa Sukawangi kecamatan Sukamakmur tertipu dengan surat

HMI Cabang  Bogor  Kecam Represiftas  Aparat Dalam  Pengamanan Aksi Di Pemkab Bogor
03 Sep

HMI Cabang Bogor Kecam Represiftas Aparat Dalam Pengamanan Aksi Di Pemkab Bogor

Lintasperistiwa.com ||.BOGOR BOGOR — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor mengecam keras tindakan represif yang dilakukan aparat kepolisian dalam pengamanan